Anggaran Belanja Bulanan Hemat Bagi Pasangan Yang Tak Lagi Muda

Sudah dua hari ini Pu berpikir keras tentang sebuah penghematan, ah suami Pu memang seorang yang sangat tegas akan urusan penghematan biaya rumah tangga namun bukan karena itu Pu menjadi berpikir lebih keras. Berhemat untuk Pu dan keluarga sudah biasa ia lakukan di rumah. Masalahnya ini seseorang dari negeri yang jauh memintaku untuk membuat sebuah anggaran belanja bagi dirinya yang tak lagi muda, mengapa kubilang demikian, itu lebih karena beliau nun jauh disana mengatakan bahwa anggaran biaya ini diperuntukkan bagi dirinya yang hanya tinggal berdua dengan seorang istri. Anak-anak sudah menikah dan tinggal dengan keluarga masing-masing di tempat lain.

Tadinya Pu kepengen menolak saja tugas ini. Menghindar. Tapi berhubung beliau seorang mantan tentara diriku jadi agak sungkan untuk menolaknya. Siapa tahu diriku bisa diangkat menjadi akuntan pribadi baginya (ga mungkin kali, wong aku bukan berlatar belakang akuntansi, walaupun memang sekarang bertugas di instansi yang tugasnya mengaudit pelaksanaan anggaran negara).

Beliau mengatakan bahwa di rumahnya terdapat benda-benda dan fasilitas sebagai berikut dengan asumsi penggunaan dalam pemikiranku dan berdasarkan pengalaman nyataku :

  1. Dua buah AC yang terpasang di kamar tidur : asumsiku jika mereka hanya tinggal berdua saja tentunya AC hanya digunakan 1 saja yang terletak di kamar utama pasangan suami istri tersebut . AC yang lain hanya digunakan jika anak-anak mereka datang menginap atau ada tamu lainnya yang tentunya tak setiap hari. Untuk sebuah penghematan dan demi kesehatan kusarankan agar AC hanya 1/2 PK saja supaya tidak terlalu dingin dan lebih hemat listrik. Aku memakai merk SHARP Ion Plasmacluster yang sayonara panas dan AC merk itu hemat. Sudah kubuktikan.
  2. Kulkas : asumsiku jika mereka hanya tinggal berdua tentunya isinya tidak perlu banyak-banyak. Jika sudah usia lanjut untuk menghindari penyakit bermunculan musti diet ketat, jangan terlalu banyak ngemil cokelat dan eskrim apalagi pizza, burger, sosis, keju dll. Selain tak terlalu baik untuk kesehatan memang lebih baik jika sudah usia lanjut makan itu harus dijaga. Misalnya lebih banyak ngemil sayuran, susu diet, yakult. Untuk makanan juga kurangi santan dan daging berlemak. Nah dengan begitu isi kulkas juga lebih sedikit. Pakai saja kulkas 1 pintu yang low voltage hanya 160 V dari Sharp lemon series yang bagus juga untuk sayuran. Menjadikannya lebih tahan lama.
  3. Rice Cooker : nasi tentunya sudah tak terlalu banyak dimasak karena serumah hanya berdua. Sekali masak setiap hari sudah cukup, sehingga rice cooker tak terlalu banyak menggunakan listrik.
  4. Dispenser : asumsiku jika sudah berumur lanjut tak terlalu suka minum air dingin. Lebih suka minum air panas dan air biasa. Jadi kuasumsikan menggunakan dispenser guci yang tak menggunakan listrik. Sehingga tak ada listrik terbuang dari pemakaian dispenser.
  5. Tiga buah TV : Aku juga berasumsi TV ini hanya dipakai 1 saja. Tidak mesra ah jika nontonnya sendiri-sendiri kan? jadi 2 TV yang lain itu ga menyedot saya listrik. TV juga dipakai hanya untuk menonton berita, Opera Van Java dan ceramah. Apalagi sang suami seorang blogger sejati dan istri suka menemani ketika suami ngeblog sehingga pemakaian TV akan sangat jarang.
  6. Pesawat Telepon : asumsiku telepon ini jarang digunakan, sehingga setiap bulan hanya bayar abodemen. Jika dipakaipun tidak lama-lama, lebih banyak pakai hand phone.
  7. Tiga Buah Handphone : asumsiku satu hape Blackberry, satu hape GSM. Blackberry hanya digunakan untuk internetan dan BBM an. 2 Hape GSM digunakan untuk sms dan telepon ke nomor GSM. 
  8. Sebuah mobil berbahan bakar premium : bisa jadi mobil ini dipakai oleh beliau setiap keluar bersama pasangan. Jika hanya pergi sendiri-sendiri tidak memakai mobil. Lebih memilih naik umum untuk berhemat. Diasumsikan beliau hanya menggunakan sejauh 40 Km dalam seminggu sehingga sebulan hanya 160 Km. Dibulatkan menjadi 150 Km per bulan. Diasumsikan mobilnya membutuhkan 1 L bensin setiap 10 Km sehingga dibutuhkan 15 L bensin setiap bulannya. Dengan harga premium Rp4.500 per liter maka dibutuhkan Rp67.500 sebulan ditambah biaya perawatan menjadi Rp150.000 per bulan.
  9. Sebuah Komputer : Asumsiku komputer ini dipakai bergantian dengan laptop. Sehingga tidak setiap hari dinyalakan. 
  10. Dua buah laptop : Asumsiku laptop ini hanya dipakai salah satu saja untuk satu waktu. Sehingga menghemat listrik. Laptop juga dinyalakan dengan baterai saja jika batere penuh sehingga menghemat pemakaian listrik, jika sudah lemah lagi baterenya maka listrik dipasang kembali dan akan dilepas kembali jika batere sudah penuh. 
  11. Dua buah kompor gas : asumsiku yang dipakai setiap hari hanya satu saja dari kompor gas itu. Yang satu lagi hanya kompor gas portable untuk dibawa jika sedang piknik atau jalan-jalan.
  12. PDAM : Asumsiku PDAM ini digunakan hanya sebagai jaga-jaga jika mati lampu saja. Untuk sehari-hari lebih memilih menggunakan air tanah selain lebih deras juga lebih alami.
  13. Paket Speedy : asumsiku beliau menggunakan paket hemat speedy yang hanya membutuhkan 150 ribu per bulan saja.
  14. Paket Blackberry : asumsiku beliau memakai XL dengan paket sebulan Rp99.000.

Nah untuk rincian belanjanya adalah sebagai berikut, kurang lebih ya. Ini diklasifikasikan karena pada kenyataannya ada yang bertambah dan berkurang dari anggaran ini, jadi melihatnya ke jumlah keseluruhan dari setiap klasifikasi. Kalo penambahannya ga sampai 10 % itu juga sudah bagus, dan layak disebut taat anggaran. Tapi kalo lebihnya sampe 30%, waduh itu udah warning, boros tuh! :

No.
Mata Anggaran
Rincian Anggaran
Jumlah Keseluruhan
1
Beras, Bahan Makanan, Buah, Gas, dan Aqua Galon
Rp. 100.000 + Rp. 500.000 + 75.000 + Rp. 78.000 + 50.000
 Rp803.000.
2
Zakat dan sedekah
Rp. 300.000
 Rp300.000
3
Paket Black berry + pulsa untuk 2 hape Rp.99.000 + Rp100.000. Rp199.000.
4
Sabun, Odol, Shampoo, Sabun cuci, pewangi, pembersih rumah tangga, dll
Rp. 200.000
 Rp    200.000
5
Rekreasi
Rp200.000
Rp200.000 
6
Angkutan Umum
Rp.100.000
 Rp100.000
7
Iuran RT (sampah, dll)
Rp. 50.000
 Rp50.000
8
Arisan
Rp. 100.000
 Rp100.000
9 Biaya Tak terduga + tabungan Rp263.000 Rp263.000
10
Mobil (bensin dan perawatan)
Rp.150.000
 Rp150.000
11
Telp, Listrik, PAM, Internet, Koran
Rp. 90.000 + Rp. 150.000 + Rp. 20.000 + Rp. 150.000 + Rp. 75.000
 Rp635.000

Total Rp 3.000.000.

Aku menambahkan dalam daftar belanja adalah zakat, rekreasi, arisan bagi istri beliau, koran dan iuran RT. Zakat adalah kewajiban bagi seorang muslim yang kutahu beliau adalah muslim = 2,5% dari Rp10.000.000 (asumsi pemasukan perbulan). Arisan kumasukkan dalam anggaran karena ibu-ibu biasanya suka arisan baik arisan RT maupun dengan konco-konconya. Rekreasi tentu penting untuk kesehatan jiwa beliau berdua bukan? Koran bermanfaat untuk menambah informasi dan bahan bacaan yang berguna.Sedangkan iuran RT biasanya selalu ada pada sebuah kompleks rumah tinggal.

Semoga beliau berkenan deh dengan asumsi anggaran belanja dariku. Dan yang kutahu sebenarnya beliau itu kaya raya dari hasil monetize blog loh. Jadi semisal per bulan beliau mendapatkan Rp10.000.000 dari monetize blognya yang puluhan dan dari uang pensiun maka masih ada sisa Rp7.000.000 per bulan yang bisa dimanfaatkan untuk menabung, investasi, ataupun membeli emas batangan untuk simpanan. Nah uang hasil investasi bisa dimanfaatkan untuk menabung (lagi), naik haji, umroh atau jalan-jalan ke luar negeri. Bisa juga untuk membeli baju, aksesoris dan perlengkapan hobi. Disisihkan lagi dari Rp7.000.000 sebesar Rp1.000.000 untuk amal ke sebuah Yayasan Sosial atau untuk membantu kerabat yang kekurangan. Menakjubkan bukan? Sudah kaya raya, kaya hati dan kaya amal pula. Namun tetap hidup bahagia dunia akhirat. Amiin. Atau bisa pula disisihkan Rp500.000 untuk mengunjungi cucu atau membeli hadiah untuk cucu. Saya berasumsi keduanya sehat lahir batin sehingga tak memerlukan biaya lebih untuk berobat. Amiin.

 Artikel ini diikutsertakan ada Kuis Anggaran Belanja Bulanan di BlogCamp.

34 comments
  1. Akhirnyaa selesai juggaaa…tadi udah bilang ga mo ikut :Pmoga menang ya mbakk…anggaran belanjaku jauh lebih besar dari itu šŸ˜¦

  2. Saya telah membaca dengan seksama artikel diatas.Saya catat sebagai pesertaTerima kasih atas partisipasi sahabat.Salam hangat dari Surabaya

  3. epay said:

    mput dah ikutan…hebaaat

  4. Sukses deh Mbak dengan kontesnya, aku besok aja deh postingnya ini masih ngitung-ngitung juga šŸ™‚

  5. wah..pakde ngadain kuis lagi ya..semoga menang yah mbak pu..

  6. wah..pakde ngadain kontes lagi ya..semoga menang ya mbak Pu…

  7. kakaakin said:

    Siip… gak ketinggalan 2,5%-nya ya, Mbak :DSemoga sukses nih itung2annya šŸ™‚

  8. Susindra said:

    Hebaaaaatt….. bak Puteri terbiasa menganggarkan belanja bulanan, ya? Bisa detail begitu.

  9. Hi Jeng Puteri, piye kabare? Sehat? Mangap neh baru mampir dimari lagi. BAru sempet ngeblog secara riweuh sama Double Zee :-)Waaahhh moga2 sukses deh bisa boyong pialanya Pakdhe. Gw mah sekarang mo ikutan kuiz mani susyeeee. Hiks hiks

  10. prih said:

    Jeng Pu, wah bisa jadi konsultan anggaran nih. Salam.

  11. amel said:

    makin ga pede bikin anggarannyasaingannya keren2 T.T

  12. nique said:

    saya berasumsi kalau tulisan ini menarik sehingga harus menang hihihi *maksa* sukses ya mba Pu

  13. maminx said:

    wah anggaran belanja yang tak lagi muda ya. tapi itu AC nya aku pake sharp yang mbak pu ulas tuh, hehe iklan yasemoga menang kontes nya yamakin rame aja ma kontes nih

  14. Perhitungan yg matang dg dasar pertimbangan yg detil.Hebat mbak!

  15. Wah, anggaran yg super duper hemat tuh utk ukuran Pakde ya mbak?

  16. detail sekali ..mungkin karena sudah terbiasa, dan memang harus seperti itu..smoga menang mba..

  17. Adini said:

    Wahhh Pu…hebat dan keren, perhitungan yang pas dan mantap

  18. zoothera said:

    Asalamualaikum mba Pu (bener ya panggilannya bgini)..lupa mulu mau minta ijin untuk naro linknya….Ini saya juga lagi coba tungitung untuk ikutan gaweannya pakdhe, semoga ga beda jauh sama pengeluaran sendiri deh ah.. salam šŸ™‚

  19. Nchie said:

    wah ada yang lebih hemat lagii…hmm..Sukses ya Pu..

  20. Nia said:

    Kalo Mbak Putri ngga diragukan lagi dech kemampuan menghitung anggaran belanja bulanan…..secara aku dulu pernah dikasih tipsnya ehehhe….smoga menang yach mbak……kereeenn…detail dan lengkap….

  21. Kalu Pakdhe nolak, aku aja dech yang meminangmip Pu,u jadi akuntan pribadi, tapi gratis ya, hehe…Tak diragukan lagi, emang kerjaannya berkuti dg angka. Ada yang mirip dg artikelku, ttg ZAKAT šŸ˜‰

  22. turut mengamini do'anya mbak Pu… semoga Pakde dan Bude sehat selalu…Sukses kontesnya ya mbak.. šŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: