Ayam Tuturuga Manado

Selamat pagi….^^

Hari Sabtu kemarin Saya memasak Ayam tuturuga dari Manado, alhamdullillah enak (ups! ga bagi-bagi soalnya), alhamdullillah disuka oleh My Soulmate dan anak-anak. Umar saja yang memang hobi dengan makanan pedas dikit (istilah Umar untuk jenis kepedasan yang ia sukai) menyukai masakan ini. Susah-susah gampang memang menentukan menu untuk Umar itu namun jika dia suka makannya bisa nambah berkali-kali dengan gaya kepedasan yang telah Saya ceritakan di sensasi cabai rawit.

Saya coba buka-buka Buku Masakan Nusantara Populer yang ditulis oleh Ibu Sufi S.Y yang diterbitkan oleh Kriya Pustaka, di buku itu terdapat berbagai macam resep masakan. Ya, Saya memang terbiasa memasak dengan resep sebab untuk masakan berbumbu banyak tanpa petunjuk resep tersendiri membuat Saya kewalahan menghafalkan resep seperti yang sudah pernah Saya posting di ceritaku tentang memasak. Saya pun memilih menu Ayam Tuturuga khas Manado.

ini sih ambil dari google

Sedap kan tampilannya, menu ini kupilih karena penasaran rasanya seperti apa, belum pernah mencicipinya. Ayam ini memakai kuah dari santan seperti gulai namun dalam proses pembuatannya pake jeruk nipis untuk ayam dan pake daun pandan, unik bukan. Mungkin ini adalah khas Manado. Penasaran? ayo dicoba!

Bahan:

800 gram ayam, potong-potong (kalo saya kemarin setengah potong ayam negeri)
2 sdm air jeruk nipis + 1 sdt garam halus
4 sdm minyak goreng
2 batang serai, memarkan
3 cm jahe, memarkan
1 lembar daun pandan, potong-potong
5 lembar daun jeruk
1000 ml santan dari 1 butir kelapa
2 batang kemangi, petik daunnya

Bumbu, haluskan:

5 buah cabai merah keriting
10 butir bawang merah
4 siung bawang putih
5 butir kemiri, sangrai
3 cm kunyit, bakar
garam secukupnya

Cara Membuat:

  1. Lumuri ayam dengan air jeruk dan garam, diamkan 15 menit
  2. panaskan minyak, tumis bumbu halus, serai, jahe, daun pandan, dan daun jeruk hingga harum. Masukkan ayam, masak hingga daging ayam berubah warna.
  3. Tuang santan, masak sambil diaduk hingga ayam cukup lunak dan kuah kental.
  4. Masukkan daun kemangi, aduk rata. Angkat dan sajikan.

Tip:

  1. Ayam bisa diganti daging sapi (500 gr), pilih has dalam yang mudah empuk. Iris tipis melebar, lalu potong persegi kecil.
  2. Daging tidak perlu dilumuri air jeruk nipis dan garam halus. Masukkan daging setelah bumbu ditumis (seperti langkah pada no.2). Ikuti proses memasak berikutnya seperti dalam resep.

Nah, bagaimana? meskipun full bumbu tapi jika memasaknya sambil senyum pasti prosesnya menyenangkan. Dicoba deh Ayam Tuturuga khas Manado ini. πŸ˜€ Salam Persahabatan Untukmu.

Baca juga daftar isi

masakan daging asam padeh

beras merah yang nikmat

Iklan
15 comments
  1. lihat gambarnya jadi ngiler mbak pengen nyoba, sayang disini gak ada yang jualan sudah jadi… πŸ™‚

  2. Nia said:

    kayaknya aku sering nyobain kalo beli makan di RM Manado…enak yachh…pedas2 gimana gitu heheh

  3. maminx said:

    wah sayang itu tampilan dari google.coba di tampilkan atuh penampakan hasil masakan ayam tuturuga nya, slurphhh pasti

  4. ya ampuun, ntu gambar bikin lap ences trus mb…pengeeen.huhuhu=D

  5. mb putri…kayak rica2 ayam..cuma kok pke daun pandan y….??? hmmm….pengen buat ach….:)

  6. entik said:

    kalau baca resep, pengennya praktek. Tapi biasanya virus malesnya menyerang.. (halah…, bilang ajah males masak..)

  7. Asop said:

    Hmmmmm…. Mbak, bisa masak ayam taliwang nggak? πŸ™‚

  8. @Asop:belom pernah coba sih sop, krena blom beli panggangannya πŸ˜€ tar ya aku beli panggangan dulu…

  9. wah aku aja belum pernah coba ayam ini mbak…makanan diberi daun pandan dan kemangi itu emang ciri khas Manado mbak… biasanya dirumah seringnya bikin ayam woku :-Dtapi pengen juga coba yg ini… thanks infonya mbak ^_^

  10. edratna said:

    Kayaknya sesekali mesti mencoba masakannya Puteri.

  11. Tramoiey said:

    masakan ayam yang pake pandan, kemangi, daun jeruk,itu memang bikin sedaaap…duh jd pengen masak deh ngileerr

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: