Tupi Minum Obat

Tupi mau minum obat, tapi obatnya kok pahit ya. Mama Tupi sudah memberi sendok berisi obat yang bisa mengubah obat menjadi manis. Ah tetap saja, Tupi sudah pernah meminum obat pahit. Tupi ga percaya apa kata Mama.

“Ayo Tupi, obatnya manis”, kata Mama.
“Pahit mama”, kata Tupi.
“Ini sudah Mama belikan sendok ajaib, jadi obatnya terasa manis”, kata Mama.
“Iya Ma?”, tanya Tupi
“Benar sayang”, kata Mama.

Tupi pun mau meminum obatnya, dan benar sekali kata Mama obatnya terasa manis. Tupi pun jadi suka minum obat. Bahkan minta obat nya berkali-kali.

“Ma, obatnya rasa permen, asyik Tupi mau sering-sering aja minum obat. Supaya langsung habis Ma”, kata Tupi.
“Bukan begitu Sayang, obat itu ada takarannya per hari. Sehari 3 kali untuk obat Tupi ini”, kata Mama.
“Tapi obatnya enak Ma”, kata Tupi.
“Biar enak tetap saja tidak boleh melanggar takaran Sayang, nanti Tupi malah tambah sakit”, kata Mama.
“Iya Ma”, kata Tupi si Penurut.

Mama cepat-cepat menaruh obat di tempat tinggi-tinggi supaya Tupi tidak mencuri-curi minum obat. Obat pahit tidak mau, obat manis maunya sering-sering. Mama mengelus dada, sabar.

Baca juga daftar isi

2 comments
  1. iya mbak…biarpun obatnya enak, anaknya jangan keseringan minum obat..hehehehe…biar si tupi cepet sembuh yah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: