Dua Hari di Palembang

Pada Senin 11 Juli 2011, saya ditugaskan ke Palembang untuk mengikuti acara sumpah Pengangkatan CPNS menjadi PNS untuk Pegawai BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan. 

Hari sudah larut ketika saya tiba di Palembang, pukul 21.10 kurang lebihnya saat itu. Dengan dijemput oleh pegawai Perwakilan saya pun menuju Hotel Duta, kebetulan sudah dibooking dari hari sebelumnya. Setelah sebelumnya membeli makan malam di Restauran Padang Sederhana. Suasana malam di Palembang cukup ramai. Di jalan-jalan banyak dijual kuliner bertempat di tenda-tenda sederhana, dengan model kursi lesehan. Tidak menyangka saya, saya pikir yang namanya lesehan hanya ada di Jogja ternyata di Palembang pun ada juga lesehan. Sayang saya tidak memfotonya…^^

Esok harinya, saya memulai hari dengan sarapan di Hotel. Menu hari itu yang cukup menggoda saya adalah Laksan. Yang saya menyebutnya seperti perpaduan pempek dan lontong dengan bumbu-bumbu digabungkan menjadi satu. Kuahnya  berupa santan kental diberi bumbu menjadikan masakan ini nikmat sekali dimakan di pagi hari, kuah kental yang masih panas membuat hangat tubuh kita yang baru saja terbangun dari tidur. Saya pun sempat memotret Baju Batik yang dipajang di lobby hotel, Batik Motif Songket, khas Palembang.

ini dia semangkuk laksan yang nikmat…
Batik Motif Songket

Selesai sarapan saya pun menuju Kantor Perwakilan dengan dijemput oleh pegawai perwakilan. Suasana pagi Palembang menambah semangat saya untuk bekerja. Tidak ada kemacetan di pagi itu. Suasana lumayan ramai tapi jalanan tetap lancar. Setibanya di kantor saya langsung mempersiapkan semua bahan yang dibutuhkan di acara sumpah. Untuk yang ini tak perlulah saya paparkan. Setelah selesai semua acara, berkas-berkas telah siap dan sudah ditandatangani, saya pun pamit pulang ke Jakarta. Sempat pula pamit dengan Kepala Perwakilan, seorang ibu-ibu. Saya selalu salut dengan seorang ibu yang mampu menjadi Kepala Perwakilan, karena menajadi Kepala Perwakilan tentu saja banyak tantangannya diantaranya harus mempu berhadapan dengan auditee BPK yaitu Pemprov dan Pemkot/Pemkab setempat. Sebelum pulang saya sempatkan pula berfoto di tempat Resepsionis Kantor Perwakilan Palembang.

ceeesss…

Sebelum menuju Bandara saya pun menyempatkan diri mengunjungi Jembatan Ampera dan Benteng Kuto Besak. Dua tempat yang berada di areal sekitar sungai Musi ini memang sungguh tempat bersejarah. Jembatan ampera menggabungkan dua daratan di Palembang seberang ulu dan seberang Ilir. Sedangkan Benteng Kuto Besak yang merupakan Pusat Kesultanan Palembang.Saya sempat berfoto di dua tempat tersebut dengan Ida Pegawai Perwakilan Palembang.

Di kejauhan terlihat Jembatan Ampera

Di depan Benteng Kuto Besak

Selesai mengunjungi dua tempat tersebut, saya menuju Rumah makan Pempek Vico untuk membeli oleh-oleh Pempek bagi keluarga di rumah. Sayang juga saya tak sempat memotret lokasinya. Maaf Yaa…..^^ Hingga akhirnya saya pun menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin I untuk berangkat pulang menuju Jakarta. Saya sempat memotret sebelum pesawat take off Bandara tersebut. Dan ketika di udara pun sempat memfoto langit yang keemasan indaaaah sekali (jadi pengen dibikin puisi deh…).


Bandara Sultan Mahmud Badaruddin I

Di ufuk sana …langit kemerahan…
Senja menuai keindahan…
aku pun diam-diam memotretnya..
agar dia tak pergi, karena warnanya bisa berubah seketika…
Oranye disana…
mengapa kubayangkan bagaikan lautan neraka…
betapa ngeri…
atau bolehkah kubayangkan seperti lautan emas…
betapa indahnya..betapa makmurnya…
abu-abu yang menyelimutinya…
pertanda…
dibalik kebaikan…
selalu ada kelabu disana…
dibalik kesenangan…
selalu ada penderitaan…
ya mengapa abu-abu selalu kelabu…
karena itulah adanya…
(Puteriamirillis, Juli 2011)

10 comments
  1. enak banget tuh yang namanya pempek palembang.salam love,peace and gaul.

  2. edratna said:

    Waaa…empek2 nya nggak nyampai ke rumahku? huhuhu….Senang ya Puteri…nggak sempat beli songket Palembang? Setiap kali bepergian ke suatu daerah, jika ada waktu saya menyempatkan beli tenun atau songket khas daerah tsb…agar punya kenang-kenang an.Memang tak semua daerah punya batik, atau tenun, atau songket….

  3. niQue said:

    udah ke 2 tempat itu juga waktu Palembang, tapi ga enaknya karena mbayar hehehe enak mba putri bisa ke sana gratisan dbyr kantor 😀 emang deh pempek di palembang jauuuh lebih enak dibanding yg di sini, g tau deh knp bisa beda gitu?!

  4. BlueLov said:

    dri kota wong kito galo ya….wach oleh2nya sama seperti yang ku dapat pempek vico… selamat menkmati hee

  5. padat jadwal nih mbak Put.. kok enggak sekalian ke satdion Jaka Baring? ehm gini deh kalau blogger naik pesawat, lihat langit aja dujadikan puisi hehe

  6. Nia said:

    wahh asyik yach bisa tugas ke palembang…jadi bisa beli empek2 langsung disana…kalo disini kan empek2nya beda rasanya hehehe….Mbak ke palembang cuma sendiri yachhh….

  7. bandaranya nggak difoto juga mbak? padahal cukup bagus tuh bandaranya.. minimalis tapi modern

  8. kurang deket ke jembatan amperanya bu.. hihihpoto yg pesawat itu bener2 luar biasa, bagus bangeeett..

  9. salam kenal mbak,..rupanya si ibu benar2 seorang yg sibuk ya???tp sempat jalan2 sambil icip2 makanan pasti seru banget tuh

  10. Lidya said:

    aku ga dibawain empek2nya mbak 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: