Di Writers Academy, Menjadi Penulis Tak Lagi Sekedar Mimpi

Tulisan Almarhumah Suherlina Yusuf pada lomba menulis yang diadakan writing academy dan dia menjadi juaranya beasiswa pelatihan kepenulisan senilai 3 juta, namun belum sempat dia belajar sudah berpulang ke Rahmatullah.

siapa dia???
pernah kuposting di sini

“Menulis itu penting. Karena Indonesia termasuk negara yang penduduknya malas membaca. Dengan menulis, otomatis akan meningkatkan minat membaca. Menulislah dari hatimu.” (Ligwina Hananto)


Itulah salah satu pesan yang terekam kuat dalam memoriku dari Pesta Penulis 2011 (PP 2011). Pesta Penulis? Mungkin, teman-teman baru mendengarnya. Aku pun baru mengetahui dari facebook seorang teman. Saat kubaca informasinya, aku yang memiliki minat di dunia penulisan, langsung tertarik dan mendaftar sebagai peserta. Acara ini terselenggara atas kerja sama Writers Academy dan PenulisLepas.com serta disponsori Telkom Speedy.

Pada Sabtu 26 Februari 2011, aku hampir batal datang ke acara tersebut, karena kesehatanku yang kurang baik. Namun kufikir sangat sayang melewatkan kesempatan bagus dan langka ini. Akhirnya, kukuatkan tekad untuk berangkat. Aku yakin, Allah memudahkan jalan bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh.

Sebuah talk show ringan tapi berbobot, membuka PP 2011 dengan menghadirkan penulis-penulis sukses, yaitu Ligwina Hananto (penulis buku best seller “Untuk Indonesia Yang Kuat : 100 Langkah Untuk Tidak Miskin ), Ning Harmanto (penulis 18 buku best seller tentang kesehatan), dan Adhitya Mulya (penulis novel best seller, diantaranya “Jomblo” dan “Gege Mengejar Cinta”), Ali Muakhir (penulis buku anak yang meraih rekor MURI atas karyanya yang paling banyak se-Indonesia).

Oya, nama kedua ibu pembicara tersebut belum lama ini menghiasi benakku, karena aku sedang mencari buku-buku mereka. Tak kusangka, bisa bertemu langsung dengan mereka.  Aku jadi ingat “Hukum Tarik Menarik” dalam buku “Being Happy” karangan Andrew Matthews. Intinya, pikiran kita itu seperti medan magnet, yang akan menarik apa saja yang kita fikirkan. Berpikirlah yang baik, maka itulah yang akan menghampiri kita.

Aku senang bisa mendengarkan pengalaman pembicara dan mendapatkan pesan-pesan penting seputar penulisan.

Jangan takut menulis, karena menulis itu mengasyikkan.

Menulislah dengan suatu pesan, karena ia akan memperlancar kita dalam membuat tulisan.

Dengan menulis, kita bisa memberi sesuatu bagi banyak orang. Bukankah sebuah kebahagiaan, bila tulisan kita bermanfaat bagi orang lain?

Di acara ini, ada juga sesi promosi buku, tips dari penerbit agar tulisan kita layak diterbitkan, launching buku Antologi Puisi karya teman-teman dari PenulisLepas.com, dan door prize.
Acara ditutup dengan penjelasan lomba menulis yang berhadiah beasiswa senilai 3juta untuk belajar di Writers Academy (WA). Wow, sangat menggiurkan! Semua peserta pasti tertarik mendapatkannya. Karena dengan menjadi siswa WA, kita bisa menjadi penulis hebat. Seperti yang dialami oleh salah satu pembicara, yang meskipun sudah menghasilkan banyak buku, namun ternyata beliau pernah belajar di WA.

“Meski sudah menulis banyak buku, saya ingin terus memperbaiki diri. Selama ini saya juga belajar menulis dari jagoan menulis kita ‘Pak guru Jonru’. Saya belajar online saja dan mendapat banyak manfaat….sehingga tulisan saya, kata suami saya lebih berbobot.” (Ning Harmanto)

***

Tak kenal maka tak sayang… Kini, saatnya aku mengajak teman-teman untuk mengenal WA yang membidani PP 2011. Pada 2007 seorang penulis produktif, Jonru Ginting, mendirikan Sekolah Menulis Online (SMO), sebuah lembaga pelatihan penulisan online pertama di Indonesia. Seiring waktu, SMO telah meluluskan alumni hingga 400 orang lebih. Pada 3 Januari 2011, untuk lebih mengembangkan sayapnya di dunia penulisan, SMO bergabung dengan manajemen Oxford Course Indonesia (OCI), dan namanya menjadi Writers Academy.


Writers Academy memiliki berbagai keunggulan…
1.       Profesional dan berbadan hukum
Ini adalah hal yang harus diperhatikan, jika ingin mengikuti suatu pelatihan. WA dikelola secara professional oleh OCI, yang selama 40 tahun berpengalaman mengelola lembaga kursus. Terbukti dengan diraihnya Anugerah Widya Karya Bhakti Kursus 2009, dari Departemen Pendidikan Nasional, sebagai penyelenggara dan lembaga kursus terbaik se-Indonesia.

2.       Sertifikatnya diakui oleh Depdiknas
Karena sudah terpercaya, Depdiknas mengakui sertifikat yang dikeluarkan WA. Tentunya ini sangat bermanfaat bagi kita.

3.       Pengajar yang hebat dan berpengalaman
Tak diragukan lagi, pengajar WA adalah penulis-penulis yang produktif dan ahli sesuai dengan genre-nya masing-masing.

4.       Belajar di WA = belajar menulis + menerbitkan buku
Bagi kita penulis pemula, pasti sangat sulit untuk menembus penerbit. Nah, karena WA telah memiliki jalinan kerja sama yang baik dengan sejumlah penerbit dan media masa, selain belajar menulis, kita akan dibimbing untuk menerbitkan karya kita. Sambil menyelam dapat mutiara…

5.       Variasi pilihan belajarnya : online dan offline
Mau kelas online, karena sibuk? Atau mau kelas offline, karena ingin bertemu dengan para pengajar? Keduanya, sama-sama ok kualitasnya!

6.       Tempat belajar yang tersebar di berbagai tempat
Lokasinya strategis dan mudah dijangkau.
7.       Komunitas penulis yang solid
WA menyediakan sebuah komunitas sebagai wadah komunikasi antara alumni dengan para pengajar. Dengan saling berbagi, akan semakin mengasah kemampuan menjadi penulis sukses.

Dengan 7 keunggulan tersebut, tak ada alasan untuk tidak belajar di WA bagi yang ingin menjadi penulis hebat. Mau kenal lebih dekat dengan WA? Yuk kunjungi : http://www.writersacademyindonesia.com/

Begitulah teman-teman, pengalaman manis yang kuperoleh dari Pesta Penulis. Semoga bermanfaat…  
Yuk menulis, untuk Indonesia yang lebih maju ! 

***

“Putarlah film harapanmu, niscaya akan terwujud.” (Elly Risman,Psi)
Maka, kutulis catatan ini bersama film tentang impianku belajar di WA.
Sahabat, dukung aku ya agar bisa memenangkan beasiswanya. Caranya mudah kok, tinggal klik “LIKE” di bagian bawah note ini. Thanks…

*ENGLISH VERSION *

                       IN THE WRITERS ACADEMY, YOU CAN BE THE BEST WRITERS

Writing is important. By writing, it will automatically increase your reading interests. Write from your heart.” (Ligwina Hananto) 

On Saturday, 26 February 2011, I joined an event called “Pesta Penulis 2011” (Writing Party 2011). It held by Writers Academy (WA) and PenulisLepas.com, sponsored by Telkom Speedy. There are a lot of events, there.  A talk show presented four writers has opened the event. All of the speakers have written a lot of books and they are best seller books. There was also one writer who has an award from MURI (Museum Record Indonesia / Indonesian Record Museum). He earned it, because he was the person who has created the most books in Indonesia. There are also books promotion, tips from publisher for amateur writers, and book launching.

I taught, I was very lucky to attend the event. I got a lot of tips in writing, motivation and inspiring words from the speech.

Don’t be afraid to write, because writing is fun.
Write by a message, so we can write easily.
By writing, we can give something to other people. It is happiness, when our article is useful to them, isn’t it?

 Finally the committee explained a writing competition for the participants. Do you know, what the reward is? It is a scholarship worth 3 million rupiahs to learn in WA!!! Wow, it is fantastic! The participants must be interested to get it. Because by learning in WA, we can reach our dream to be the writer.

You want to know about WA? OK, I will tell you friends.🙂
In 2007, a productive writer, Jonru Ginting, has buit Sekolah Menulis Online (SMO), a first online writing course in Indonesia. Until now, SMO has graduated more than 400 graduates. In 3 January 2011, SMO joined with management of Oxford Course Indonesia (OCI), and changed its name to Writers Academy.

Writes Academy has 7 excellences:
1. It has corporation and held professionally.
2. The certificate was granted by Depdiknas (Indonesian Education Ministry) 
3. The trainers are the best and productive writers.  
4. It is not only be taught to write, but also led to publish it.
5. There are online and offline class
6. There are training places in many areas.  
7. There are a solid writers community
 
With the 7 excellences, there are no reasons for not learning in WA, for everyone who wants to be a writer.

For more information, just click: http://www.writersacademyindonesia.com/

So.., let’s write guys !!!

 ***

2 comments
  1. mbak lina..andai beasiswa itu bisa dialihkan padaku…hehe…^^ i love u so much

  2. rayya said:

    tulisan diatas diambil dari blognya mba lina ya mba put? atau pengalamannya mba put?menarik,, tapi sayang waktunya belum ada,,😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: