Tentang Kematian, Wasiat dan Teman Dekat

Tadi pagi tiba-tiba aku mendapat serangan ke mellow an mendadak,,hampir-hampir mendapat serangan jantung seperti yang kutulis di sini. 
Tapi ini serangan ke mellow an..*apa ini, coba deh cari di wiki ada gak..???
Menurut Puteriamirillis
serangan ke mellow an adalah sebuah serangan yang datangnya tiba-tiba dan diakibatkan oleh perasaan yang datang mendadak akan sesuatu yang menyedihkan (hihi…)
Pertama tentang kematian
Sudah siapkah kau menghadapi kematian wahai teman??
Kalau aku sendiri ditanya tentang itu, hmm…*tarik napas panjang…adalah aku sedang berusaha mempersiapkan perbekalan sebaik-baiknya. Dengan segala kekuranganku yang kadang membuatku hopeless, apakah aku dapat memasuki surga tanpa melewati neraka??yang asapnya sudah berwarna putih saking panasnya…*terdiam sebentar mojok,,ngeri…!!!
Kematian ya kematian…sebuah kata yang sejak awal suamiku menyuruh dan menyarankan ku bekerja adalah karena kuatir aku menjadi tak punya pegangan untuk menjalani hidup setelahnya. Dan berlanjut dengan kemarin ia bicara bahwa papa (mertua) sudah terlihat tua, dsb, dsb.
Dan tadi pagi seorang sahabat mengatakan hal yang sama lagi…ia begitu kuatir akan penyakitnya, yang bisa datang mendadak *tak perlu kuceritakan apa penyakitnya…yang datang biasanya (kambuh maksudnya) di saat ia sendiri. Saat sepi yang mungkin ia kuatirkan, pergi menuju keabadian dalam kesendirian. *emosiku mledak di saat itu.
Semalam katanya kekambuhan itu kembali datang, di saat yang sama obat tak ada…dan aku tak tahu saat itu karena aku baru tahu tadi pagi…dan sepertinya ia begitu begitu begitu takut, namun juga tegar dan menerima dengan hati ikhlas…*hiks…
Mungkin salahku juga…*merenung , selama ini apakah aku sudah memikirkan kematian seperti itu juga…
Ketika memikirkan kematian dan dosa yang terasa hanya dingin, takut, bimbang, dan akhirnya menghangat ketika bertemu anak-anak.
Wasiat Yang Berharga
Ia berkata dan sungguh berkata…ia berwasiat dan sungguh berwasiat…
Ia hanya ingin aku menjaga sesuatu darinya *rahasia ya…seuatu itu begitu berharga darinya…sesuatu yang merupakan bagian hidupnya…sesuatu yang teramat ia banggakan dan menjadi harta berharga yang ia tinggalkan untuk kelurganya kelak.
Sesuatu yang begitu berharga, dan timbul dari hati…sesuatu yang begitu ditunggu…ya sebuah karya…dan ia memintaku menjaganya kelak ia tiada *begitu mengesankan dan melelehkan air mata.
Menjaga???sebuah karya???mengapa aku yang dipilih…ada apa denganku??/
Tak perlu dijawab..karena itulah sebuah kepercayaan. Dan aku menerima kepercayaan yang diberikan dengan tulus.
Aku akan menjaga kepercayaan yang diberikan..ya aku akan menjaganya…^^
Tentang Teman Dekat
Sahabat, teman dekat apapun namanya…yang pasti ia sangat berarti di hati ^^. Dan dia diatas adalah teman dekatku^^. Sahabat, saudara, apapun itu…yang pasti wasiat kematian itu membuatku semakin percaya bahwa ialah teman dekatku…^^
Puisi ku…
Gundah…
Sepi…
Dingin…
Sakit…
Sesak…
Hening…
Ramai…
Semua ada…
Dan selalu ada…
Karena hidup ini…
Bukan milik kita…
Hakikatnya semua adalah…
Milik…
Dia…
Sepi..sedih..sendu…
semua kan pergi….
berganti…
ramai…senang..ceria….
Toh kita butuh semua rasa…
karena hidup tak hitam dan putih…
                                                       (Taman Lavender, Mei 2011)

<p><p><p><p><a href=”http://www5.shoutmix.com/?puteriamirillis”>View shoutbox</a> </p></p></p></p>
ShoutMix chat widget

32 comments
  1. menyentuh sekali bu,,,, sbuah nasehat juga buat saya, untuk selalu mempersiapkan diri dalam menghadapi kematian yang sifatnya ghaib… Makasih bu..

  2. melly said:

    semoga kita siap dengan kematian itu 😦

  3. Put, aku kok melihat sesuatu yang gelap disini yaaaaa…..Ada warna merah disana..sini….Apa arti semuanya ini…….Besok aku mbuat kuis……..Oh…ternyata warna blogmu tho yang hitam pekat…dan ada merah2nya…Kunanti dikau di kuisku besok…efff…saya belum membuat soalnya nich…Salam hangat dari Surabaya

  4. Kematian memang hak setiap orang, saya pernah merasakan sangat kehilangan ketika 3 orang sepupu saya meninggal akibat tsunami. Sedih sekali rasanya.:'(

  5. NECKY said:

    @Tidak ada yang pasti di dunia ini kecuali satu… Kematian

  6. t h y a said:

    kematiaaannn???hemm.. gak bisa ngebayanginnya..

  7. puisinya keren !puteri menang lomba mapen atau tidak ya ?

  8. Hmm..mbak putri lagi lagi saya juga jadi melow…tulisannya membuat saya merenung

  9. nh18 said:

    Waaahhh …Lagi meloh nih …Aku ora meloh-meloh …Hahahasalam saya Mbak Puteri

  10. kematian hanyalah langkah untuk hidup yang baru dan yang sebenarnya,,

  11. SOFYAN said:

    kematian itu rahasia Allah Kak,,dan bgus sekali kalau kita inngat akan kematian,,,tapi seru sekali ceritanya kena sidrom mellow (serangan mellow an)

  12. Goresan yang padat dengan pembelajaran untuk hati yang terbuka. Terimakasih Ibu.Sukses selaluSalamEjawantah's Blog

  13. memikirkan kematian pasti selalu membuat kita takut ya mbak..harusnya kita slalu menyiapkan diri ini untuk itu, krn kita ga tau kapan malaikan maut kan datang kpd kita..

  14. Orin said:

    Wah…postingan gado-gado yg sarat makna Put..

  15. lidya said:

    harus siap menghadapi kematian ya

  16. Amela said:

    Terharu saya,,saya juga suka ngeri sendiri kalau inget tentang kematianpernah tuh di masa-masa galau, bahkan sampe nangis karena saking ngerasa belum siapnya buat mati, bekal buat di akhirat masih minim sekali inisaya masih merasa belum bisa membawa perubahan dan memberi manfaat bagi orang lain

  17. @Amela:ketika kita galau lebih mudah mengingat kematian ya mbak,,,memang allah maha adil..kegalauan pun sebenarnya bermanfaat u kita ya mbak,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: