Jalan Itu…

Aku rindu jalan itu…
Jalan biasa yang pernah kita lalui bersama…
Dengan rambu-rambu jalan di kiri dan kanan…
Aku hendak menuju ke sana…
Dan engkau menuju kesitu…

Berlalu waktu berjalan…
Tak terasa sudah sampai pada ujungnya…
Kita berada di persimpangan dimana ada banyak pedagang menawarkan dagangannya…
Pilihan kita bisa saja sama…
Namun itu bukan kau dan aku…
Kita tetap memilih yang berbeda…

Kata kau saat itu “engkau ke sana” “aku ke sini”…
biarlah jalan itu berbeda…

Namun ingat tempat kita berpijak ini bulat…
Ketika kita mengambil jalan berbeda sesunnguhnya tidak menutup kemungkinan kita kan lalui lagi jalan yang ini…
Entah karena jalan ini banyak pedagang atau karena banyak kenangan di jalan ini…

Jalan ini jalan indah…
Jalan yang kurindukan…
Karena itu aku pasti kembali…
Tinggal waktu meminta jarak saja.

(puteriamirillis, Mei 2011)
<p><a href=”http://www5.shoutmix.com/?puteriamirillis”>View shoutbox</a> </p>
ShoutMix chat widget

8 comments
  1. wah mbak putri selalu dengan puisi..:) btw jalan ini nyata atau kiasa yah mbak…bolehkah tahu jalan dimana itu yang banyak pedagangnya 🙂

  2. Masbro said:

    Langkah boleh berbeda, tapi benar Mbak, kita semua ada di pijakan yang sama.Keren…!

  3. Elsa said:

    wuuueeeh ternyata Mbak Putri jago bikin puisi juga yaabaru tahu nih aku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: