Dua Anak Itu

Sosok itu memperhatikan dari jauh pemandangan menarik…sejenak dia duduk di pelataran muka Mesjid Baiturrahman, Aceh.
“Aa..kku..saaa…yang….kaaa..muuu”, si sipit berujar.
“Aku juga sayang kamu…”
Dua orang anak yatim piatu, yang satu sipit berkuncir dua dengan bicara yang gagap. Yang lain berkulit hitam dan bermata besar, berambut keriting dan kaki yang buntung. Mereka duduk berdua di pinggir jalan menikmati es krim.
“Es krim nya enak yah…es krim coklat punyaku, es krim strawbery punyamu”, ujar si keriting.
“Aaa…kuu…suu ka…sesekali…es ,,es…krim…”, balas si sipit.
Si Tukang Es Krim senang memberi dua batang es krim untuk mereka, setiap ia keluar Mesjid. Dua anak yang selalu sama-sama menjaga sepatu para jamaah yang sholat dan gerobak es krim nya. Jelas terlihat di wajah mereka, dua anak itu senang sekali.
Sosok itu pulang meninggalkan sebuah pemandangan Indah.

Iklan
8 comments
  1. wah, lomba ini udah mulai rame,,, belum dapat ide nih… ini ceritanya persahabatan lintas etnis ya? sweet!

  2. riez said:

    Persahabatan yang indah tak memandang suku,ras dan warna kulit

  3. Semua persyaratan sudah terpenuhi sehingga cerpelai ini sudah disahkan sebagai peserta. Terima kasih … ^_^

  4. dheeasy said:

    beda etnisnya, beda rasa es krimnya, tapi mereka selalu punya satu hal yang sama. Mereka sama-sama saling menyayangi…Selamat kontes Mba' 🙂

  5. kasian yah Mbak dua anak itu, betapa senengnya ngeliat mereka makan ice cream bareng

  6. Desri said:

    persahabatan yang manis semanis es krim..sukses ya put…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: