Sekejap…

Sekejap…
Menghilang…
Sekejap…
Datang…
Sekejap…
Memburu…
Sekejap…
Mengacuhkan…
Sekejap..
Begitu perhatian…
Sekejap…
Tak peduli…
Langit di atas masih langit yang sama…
Matahari itu juga matahari yang sama…
Bintang kejora masih jauuhhhh…bermilyar-milyar jarak…
Tak tertempuh…
Gelora jiwa yang datang…
Kadang semangat, kadang runtuh…
Tak berkeping…tak berbuih…tak beriris…
Kemana jiwa ini akan dibawa…
Kemana cita-cita akan berlabuh…
Semburat kekecewaan yang datang dan pergi…
Serpihan angan yang berderit…
Dalam langit Jiwa…
Biarlah ia yang datang dan pergi…

(PuteriAmirillis, Maret 2011)

http://www5.shoutmix.com/?puteriamirillis
ShoutMix chat widget

9 comments
  1. kira said:

    hidup pun jg sekejap sprti mampir minum….hehehe

  2. joe said:

    barangkali memang, tak ada yang abadi di dunia ini

  3. Salam TakzimMohon izin menyampaikan singgasana kepada sahabat tersayang, silahkan dipergunakan untuk dimilikiSalam Takzim Batavusqu

  4. ya.. begitulah kita manusiasangat sulit untuk bisa istiqomah.salam kenal..wiangga 🙂

  5. Masbro said:

    Tapi terkadang, sesuatu yang hanya sekejap mampu menorehkan kenangan bertahun tahun..Salam hangat Mbak;

  6. puisinya dalam…matiin radio..jauhi TV…baca puisi ini…resapi…asli…dalammmm…

  7. begitulah manusia gampang sekali berubah dan hatinya bisa bolak balik

  8. 'Ne said:

    @Masbro:sepakat dengan kata masbro, terkadang yang sekejap itulah yang paling berkesan mbak 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: